Presidium AB3 Dedi Sudarajat didampingi sejumlah perwakilan mendapat kesempatan untuk melakukan audiensi dan kesepakatan bersama Komisi II DPRD Kota Tangerang.

AB3 bakal Kembali Aksi, Cecar 6 Kabupaten/Kota di Banten

Usai aksi depan halaman Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang, Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) akan menggelar aksi yang sama di enam Kabupaten/kota di Banten tolak Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja, Rabu (22/1/2020).

Pantauan di lapangan depan Pemkot Tangerang massa aksi AB3 yang semula diperkirakan mencapai 5000 orang ini ternyata hanya menerjunkan ratusan buruh saja. Hal itu lantaran hanya perwakilan dari para buruh di tiap-tiap kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Tak lama berselang, Presidium AB3 Dedi Sudarajat didampingi sejumlah perwakilan mendapat kesempatan untuk melakukan audiensi dan kesepakatan bersama Komisi II DPRD Kota Tangerang. Pertemuan itu pun membuahkan hasil berupa dukungan penolakan sistem omnibus law ketenagakerjaan.

“Hasil pertemuan dengan dewan tadi intinya kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Tangerang khususnya komisi dua yang sudah memberi dukungan terhadap kontribusi ketenagakerjaan,” ungkap Presidium AB3 Dedi Sudarajat usai pertemuan di Gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu (22/1/2020).

“Itu sangat membahagiakan bagi kami karena sesuai dengan target kami bahwa hari ini kita ke sini meminta dukungan dari anggota dewan,” imbuhnya.

Menurut ia, dalam kurun waktu kurang lebih tiga hari pihaknya menunggu hasil resmi terhitung saat ini. Setelah itu, kata Dedi, minggu depan AB3 akan kembali melanjutkan demo di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Karena ini secara maraton, kita akan demo di delapan wilayah DPRD kota/kabupaten, artinya kita minta dukungan seluruh wilayah. Saat ini kita baru dapat dukungan dari Cilegon dan Kota Tangerang saja,” ujarnya.

“Artinya tinggal enam wilayah, nanti teman-teman di Kota Tangerang ikut juga, tapi tidak dengan massanya, hanya pimpinan serikat pekerja saja,” tandasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto mengatakan, untuk persoalan buruh terkait Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja sudah diatasi Komisi II DPRD Kota Tangerang.

“Alhamdulillah tadi teman-teman buruh sudah diterima komisi dua. Dan kami pimpinan DPRD hanya mengarahkan kepada komisi dua untuk kesepakatan ini,” kata Turidi, Rabu (22/1/2020).

Ia juga mengaku sangat mengapresiasi pergerakan serikat buruh untuk selalu berjuang demi mewujudkan kesejahteraan kaum buruh khususnya di Kota Tangerang.

“Artinya kami DPRD sangat mendukung gerakan perjuangan buruh hari ini untuk kesejahteraan kaum buruh,” pungkasnya. 

Bagikan berita ini ;

About Redaksi

Check Also

Pemprov Banten Terus Dorong Peningkatan Pelayanan Publik, Demi Kemudahan Masyarakat

Tangerangexpose.com – BANTEN – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menekankan pentingnya pelayanan publik guna memberikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *