Diduga Tempat Pencucian Uang, P4TRA Minta PT PITS Dibubarkan

Tangerangexpose.com – Presidium Pemantau Pengawas Pembangunan Tangerang Raya (P4TRA) menggelar aksi massa di depan kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menuntut agar PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tangsel, Banten, dibubarkan.

P4TRA menilai PT. PITS hanya sebagai lembaga pencucian uang yang dibancak oleh oknum pejabat Tangsel. Lebih lanjut koordinator aksi Syaiful Bahri menjelaskan, bahwa selama berdirinya PT PITS sejak empat tahun lalu tidak pernah terbuka soal kerugian yang dialaminya.

Padahal menurut Syaiful, selama empat tahun ini PT PITS sudah menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel hampir Rp 100 miliar.

“Dikemanakan anggaran sebanyak itu? Harusnya anggaran yang disediakan oleh Pemkot Tangsel dalam hal penyertaan modal itu idealnya sudah bisa mendobrak APBD Tangsel. Kan begitu seharusnya kinerja BUMD, jangan cuma menyerap anggaran untuk modal saja, tapi harus bertanggung jawab juga dengan pertumbuhan APBD,” ujar Syaiful saat orasi di depan gedung Pemkot Tangsel.

Kalau bicara rugi, lanjut Syaiful, PT PITS harusnya bisa memberikan laporan pertanggung jawaban sehingga dapat dianalisa dan kemudian dicarikan jalan keluarnya.

“Selama ini ‘kan engga, bicaranya rugi terus. Padahal PT PITS membeli air dari PDAM TKR Kabupaten Tangerang kemudian dijual pada warga Tangsel dengan harga yang lebih mahal. Jadi mana mungkin rugi, Kalau memang rugi ya mending bubarkan saja, lumayankan menghemat APBD Kota Tangsel,” ujar syaiful.

Aksi massa sempat membuat kemacetan di depan kantor Wali Kota Tangsel lantaran para pengguna jalan perlahan mengendarai kendaraannya sambil membaca spanduk dan poster yang dibawa pengunjuk rasa yang bertuliskan tuntutan dari massa aksi P4TRA.

Aksi Massa meminta perwakilan Pemkot Tangsel untuk menemui dan berdiskusi terkait persoalan yang terjadi pada PT PITS. Sejumlah aparat keamanan juga terlihat ketat dalam pengawalan aksi massa dari P4TRA. Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Tangsel dan Kepolisian yang berjaga tak bisa memediasi massa aksi untuk bertemu dengan pihak Pemkot Tangsel. /re

Bagikan berita ini ;

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *