Kesbangpol Kota Tangerang Bersama PUSAD Gelar Lokalatih Mediasi Konflik Keagamaan

Tangerangexpose.com – KOTA TANGERANG – Menindaklanjuti rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (Rakornas FKUB) dan arahan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo pada 3 November 2020 lalu, bahwa FKUB sebagai ujung tombak pembangunan dan pengembangan kerukunan, toleransi, serta moderasi beragama. Maka Badan Kesbangpol Kota Tangerang bersama Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Paramadina menggelar Lokalatih Mediasi Konflik Keagamaan di Pucak, Bogor 05-08 April 2021.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Tangerang R. Irman Puja Hendra mengatakan, dengan kegiatan lokalatih Mediasi Konflik Keagamaan ini dapat menjadi kekuatan untuk terus bersama-sama menjaga persatuan dalam bingkai perbedaan yang ada, baik dari perbedaan agama, suku, adat, budaya dan bahasa.

“Indonesia adalah negara plural, keberagaman yang ada di Indonesia yang tak ternilai harganya adalah suatu kekayaan bangsa yang harus kita jaga bersama, jika kita mampu menjaga dengan baik maka akan tampak seperti mozaik yang indah, tetapi jika sebaliknya maka segala bentuk perbedaan yang ada akan menjadi senjata yang bisa memecah belah bangsa Indonesia,” ucapnya saat memberikan sambutan dihadapan para peserta yang hadir, Senin (5/4).

Oleh karena itu, kata Irman, pihaknya terus meningkatkan kualitas kerukunan hidup umat beragama melalui pembinaan, monitoring dan evaluasi. Sehingga sejak dini dapat memprediksi adanya potensi konflik di masyarakat.

Irman juga mamaparkan, bahwa dalam menjaga kerukunan umat beragama bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan FKUB saja akan tetapi kerukunan yang ada menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga.

“Saya harap, kita semua bisa menerima segala bentuk perbedaan, juga hidup berdampingan secara damai. Nilai-nilai kemanusiaan akan lebih diutamakan daripada mempertentangkan ideologi atau perbedaan keyakinan. Toleransi antar sesama umat akan bernilai tinggi dan tidak akan mudah menghujat, karena pada subtansinya semua agama mengajarkan tentang kebaikan dan moral universal. Keanekaragaman merupakan khazanah bangsa Indonesia yang merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

“Dan yang terpenting adalah keutuhan serta kesatuan bangsa yang harus senantiasa terjaga agar bisa memaknai falsafah luhur Pancasila,” tambahnya.

FKUB, jelas Irman, hendaknya menjadi tenda bangsa yang mampu mengayomi semua umat beragama dari beragam kelompok yang ada. “Kita harus memiliki komitmen yang kuat dan melekat tertanam dalam kesadaran para tokoh dan aktivis FKUB di semua tingkatkan Pemerintah Kota Tangerang mendukung agar peran-peran FKUB semakin optimal dalam menyemai nilai-nilai moderasi beragama,” tuturnya.

“Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kesbangpol Kota Tangerang menyampaikan aspirasi yang setinggi-tingginya atas kerja para penggerak dan aktivis kerukunan antar umat beragama dalam merawat kerukunan dan toleransi di masyarakat. Karena peran FKUB kita bisa menikmati kehidupan berbangsa dan bernegara yang kondusif dan harmonis di Kota Tangerang,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Tangerang Casmad menjelaskan, berdasarkan Peraturan Walikota Tangerang Nomor 64 Tahun 2019 secara garis besar Badan Kesbangpol memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai diteksi dini, melaksanakan program wawasan kebangsaan, fasilitas kerukunan umat beragama, pembinaan Ormas dan monitoring partai politik.

“Selain tugas pokok dan fungsi, Badan Kesbangpol Kota Tangerang mempunyai visi ‘Mewujudkan Masyarakat yang Maju, Mandiri, Dinamis dalam Menjalankan Kehidupan Rukun, Damai berdasarkan Ideologi Pancasila dan UUD 1945,” tuturnya.

Adapun Misi, lanjut Casmad, Meningkatkan Sumber Daya Manusia Badan Kesbangpol Kota Tangerang yang profesional serta berkualitas dalam pelaksanaan tugas untuk mewujudkan pelayanan prima.

“Kedua, menetapkan regulasi, standar kebutuhan dan prosedur dalam koordinasi pencegahan, pendeteksian dini konflik, stabilitas politik dengan sarana dan prasarana yang memadai. Ketiga, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat menuju kehidupan yang demokratis, harmonis berkeadilan, bersih dari narkoba, rukun dan beradab dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.

Terakhir, papar Casmad, meningkatkan pelayanan penunjang penyelenggaraan pemerintah menuju keberhasilan pembangunan daerah.

“Dan untuk menjawab visi-misi tersebut kegiatan Lokalatih Mediasi Konflik Keagamaan sangat perlu dan harus ditingkatkan,” pungkasnya.

“Perbedaan Merupakan Rahmat Dari Sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa, Bersama Badan Kesbangpol, Bersama FKUB Kita Wujudkan Kota Tangerang Yang Berakhlaqul Karimah dan Berdaya Saing”

TANGERANG AYO…. !! TANGERANG AYO

Bagikan berita ini ;

About Redaksi

Check Also

Tahap Presentasi Lomba Kampung Tematik 2021, Sebanyak 18 Peserta Siap Berkompetisi dari 67 Peserta yang terdaftar

Tangerangexpose.com – KOTA TANGERANG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang menggelar lomba kampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *