tangerangexpose.com – KOTA TANGERANG – Tradisi ziarah untuk mengunjungi dan memberikan doa bagi sanak keluarga, serta kerabat yang telah meninggal dunia masih terus dilakukan hingga kini oleh masyarakat di Kota Tangerang, atau umumnya bagi warga muslim saat hari Raya Idul Fitri.
Menghadapi momen ziarah religi ini Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang mengerahkan petugas-petugasnya untuk melakukan berbagai pembenahan fasilitas di Tempat Pemakaman Umum (TPU), salah satunya di TPU Selapajang Jaya.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagdja mengatakan, setiap tahun TPU Selapajang Jaya menjadi salah satu tempat yang dikunjungi warga Kota Tangerang dan sekitarnya untuk memberikan doa bagi keluarganya yang telah meninggal dunia.
“Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri ini kami terus melakukan perbaikan-perbaikan fasilitas TPU, hal ini demi kenyamanan bersama bagi para peziarah dan para petugas pengurus dari makam-makam ini,” ujar Sugiharto.
Sugiharto menjelaskan, perbaikan-perbaikan yang menjadi titik fokus dari para petugas TPU Selapajang Jaya ini yakni, pembersihan lahan parkir dan sekitaran bundaran, pembersihan jalan utama, pengerahan perawat makam TPU Selapajang Jaya, peletakan tong sampah dibeberapa titik, perbaikan penerangan jalan umum (PJU), pembersihan lahan, perbersihan musolah dan pembersihan kantor TPU.
“Jalan utama untuk akses peziarah menuju makam menjadi titik fokus perbaikan kami, begitu juga PJU dan kami memperbanyak tong sampah yang ditempatkan dibeberapa titik dengan tujuan para peziarah bisa membuang sampah di tempat yang telah disediakan,” ucapnya.
Sugiharto berharap kepada para peziarah agar bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas TPU yang telah dibangun Pemerintah Kota Tangerang, serta membuang sampah pada tempatnya sehingga tidak merusak keindahan makam.
“Kami Pemerimtah Kota Tangerang telah membangun dan menata TPU Selapajang Jaya dengan menyediakan berbagai fasilitas seperti ambulan gratis dan bahkan kami telah menyulap TPU menjadi makam ramah lingkungan, yang tidak ada lagi istilah makam itu seram,” ujarnya.
“Karenanya demi kenyamanan bersama, mari sama-sama kita jaga TPU kita agar tetap bersih dan nyaman,” tutupnya.